Clinical Pathway (CP)

1.    Definisi Clinical Pathway
Clinical pathway merupakan metode dokumentasi klinis yang merefleksikan standar praktik dan pelayanan klinis baik dokter, perawat dan tim kesehatan lainnya. Keuntungannya adalah setiap intervensi yang diberikan dan perkembangan pasien tercatat secara sistematik berdasarkan kriteria waktu yang ditetapkan dan diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan serta menurunkan biaya rumah sakit.
Clinical pathway merupakan pedoman kolaboratif untuk merawat pasien yang berfokus pada diagnosis, masalah klinis dan tahapan pelayanan. Clinical pathway menggabungkan standar asuhan setiap tenaga kesehatan secara sistematik. Tindakan yang diberikan diseragamkan dalam suatu standar asuhan, namun tetap memperhatikan aspek individu dari pasien (Marelli, 2000).
Clinical pathway merupakan suatu rencana kolaborasi perawatan pasien yang ditunjukkan dengan kerjasama antara dokter, perawat, staf klinik dan staf pendukung. Pathway juga dipengaruhi standar perawatan di lokasi tersebut, order dokter, dan juga industri farmasi. Pathway merupakan alat dokumentasi utama jika dihubungkan dengan dokumentasi pengecualian dan alur proses dokumentasi. Pathway termasuk langkah-langkah berikut ini :
a.    menetapkan harapan dan menciptakan sistem perawatan yang bisa diprediksi,
b.    mendidik pasien, teman dan keluarga mereka,
c.    menurunkan penggunaan sumber-sumber yang ada,
d.    memonitor dan  menganalisa kinerja dari sistem perawatan secara bersama-sama antara manajer kasus dan pemberi perawatan,
e.    memberikan suatu sistem pemberian perawatan yang rapi,
f.    mengintegrasikan semua aspek pemberian perawatan, dari saat pasien masuk sampai setelah pulang,
g.    mendidik organisasi pemberi perawatan tentang tindakan yang terbaik,
h.    mengurangi pembuangan waktu dan pekerjaan yang berulang dalam suatu perawatan yang berkelanjutan

2.    Komponen Clinical Pathway
Empat komponen utama clinical pathway meliputi: kerangka waktu, kategori asuhan, kriteria hasil dan pencatatan varian (Hill, 1998 dalam Feuth & Claes, 2007). Kerangka waktu menggambarkan tahapan berdasarkan pada hari perawatan (misalnya hari 1, hari 2) atau berdasarkan tahapan pelayanan misalnya fase pre operasi, intra operasi dan pasca operasi. Kategori asuhan berisi aktivitas yang menggambarkan asuhan seluruh tim kesehatan yang diberikan kepada pasien. Aktivitas dikelompokkan berdasarkan jenis tindakan (misal: tindakan, pengobatan, pemeriksaan lab, nutrisi, aktivitas) pada jangka waktu tertentu. Kriteria hasil memuat hasil yang diharapkan dari standar asuhan yang diberikan, meliputi kriteria jangka panjang (menggambarkan kriteria hasil dari keseluruhan asuhan) dan jangka pendek (menggambarkan kriteria hasil pada setiap tahapan pelayanan pada jangka waktu tertentu). Lembaran varian mencatat dan menganalisis deviasi dari standar yang ditetapkan dalam clinical pathway. Kondisi pasien yang tidak sesuai dengan standar asuhan atau standar yang tidak bisa dilakukan dicatat dalam lembar varian
3.    Tujuan Clinical Pathway
Tujuan dari penerapan clinical pathway adalah menjamin tidak ada aspek-aspek penting dari pelayanan yang dilupakan. Clinical pathway memastikan semua intervensi dilakukan secara tepat waktu dengan mendorong staf klinik untuk bersikap pro-aktif dalam perencanaan pelayanan. Clinical pathway diharapkan dapat mengurangi biaya dengan menurunkan length of stay, dan tetap memelihara mutu pelayanan (Djasri, 2006).

4.    Manfaat Clinical Pathway
Keuntungan yang diperoleh organisasi yang melaksanakan pathway yang berorientasi pada pasien adalah : penurunan tingkat penggunaan alat, dan pasien mendemonstrasikan level kepuasan yang tinggi. Pathway ini mempengaruhi belasan pemberi perawatan untuk melakukan pekerjaan yang berbeda tetapi secara kolektif.
Dengan adanya pathway ini bisa memacu kinerja dan komitmen dari semua elemen tim karena tiap-tiap elemen saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Hasil akhir dari pelayanan sangat tergantung dari tiap-tiap elemen. Dan jika ada kejanggalan proses, maka bisa langsung diketahui asalnya. Dan pada akhirnya kualitas pelayanan kesehatan kepada pasien lebih terjamin.

Incoming search terms:

  • pengertian clinical pathway
  • CLINICAL PATHWAY ADALAH
  • definisi clinical pathway
  • pengertial klinical pathway

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>